Penulis Topik: The Great Queen Seon Deok, And Gallery  (Dibaca 113392 kali)

Offline andri099

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 827
  • Reputation: 1229
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #20 pada: Desember 16, 2009, 06:40:41 AM »
Sinopsis Episode 26
Tayang: 16-Dec-2009 16:30 WIB di Indosiar


Deokman (Lee Yo-won) memaparkan rencananya : satu-satunya cara untuk mengalahkan Mishil (Go Hyeon-jeong), yang di saat yang sama tengah menanyakan perihal gerhana matahari ke Guru Wolcheon, adalah dengan mematahkan pengaruhnya yang begitu besar di tengah kalangan rakyat.

Di luar gua, Deokman kembali meminta Yushin untuk tidak menyertainya karena setiap melihat pimpinan klan Kembang Naga itu, hati Deokman untuk pergi sejauh mungkin dan hidup bahagia bersama Yushin menguat. Ucapan itu membuat mata Yushin berkaca-kaca, apalagi Deokman menyebut bakal menggunakannya bagai bidak catur apabila pria itu tetap nekat.

Rencana pertama adalah berusaha membujuk Guru Wolcheon untuk bergabung. Sayangnya Deokman bersama Alcheon (Lee Seung-hyo) dan Bidam (Kim Nam-gil) datang terlambat. Sesampainya di kuil Hwadoek, Guru Wolcheon telah diculik organisasi misterius yang berniat memerdekakan bangsa Gaya yang dikenal dengan nama Bokyahwei.

Begitu melihat kesempatan, Jukbang (Lee Moon-shik) dan Godo (Ryu Dam) berhasil melarikan diri sambil membawa Sohwa (Seo Young-hee) yang seperti orang linglung. Namun saat pelarian, Sohwa ambruk terkena panah anak buah Mishil dan langsung dibawa pulang ke Seorabol.

Berita soal organisasi rahasia Bokyahwei tidak cuma membuat heboh kubu Mishil, yang langsung memerintahkan supaya Guru Wolcheon bisa ditemukan, namun juga Raja Jinpyeong (Jo Min-ki). Bahkan, target berikutnya Bokyahwei adalah keluarga Kim Seohyeon (Ju Sung-mo) yang dianggap bertanggung jawab membuat rakyat Shilla terusir dari Seorabol.

Tidak mampu membujuk sang ayah membuat Yushin frustrasi, ia mengalihkan kekesalannya dengan menghantamkan pedang kayunya berulang-ulang ke karang tempatnya berlatih. Mulai frustrasi karena merasa nasib Deokman sulit ditolong lagi, pikiran Yushin seolah terbuka setelah karang yang dihantamnya mendadak terbelah menjadi dua.

Merasa telah mendapat jalan keluar, Yushin kembali kerumah untuk memberitahu Kim Seohyeon supaya keluarga mereka berani mempertaruhkan segalanya. Mendadak sebuah panah melesat, pertanda bahwa anggota Bokyahwei bersiap mengincar keluarga Kim Seohyeon.

Yushin tidak tinggal diam, ia mengejar dan berhasil menundukkan beberapa anggota Bokyahwei yang mengepungnya. Di luar dugaan, Yushin menyerahkan diri dan meminta salah seorang diantaranya mengikat dan membawanya ke markas besar Bokyahwei.

Saat melarikan diri, Jukbang dan Godo bertabrakan dengan seorang pria yang tengah menempelkan pengumuman di tengah kota. Keesokan harinya, pengumuman yang membeberkan tentang anak kembar Raja Jinpyeong, ramalan kuno bangsa Shilla, hingga keberadaan putri bungsu raja kontan membuat penduduk gempar.

Desas-desus tersebut membuat Raja Jinpyeong murka, ia mengira pelakunya adalah Deokman. Padahal, dalangnya adalah Sejong (Dok Go-young) dan Hajong (Kim Jung-hyun), yang sudah tidak sabar mendongkel Raja Jinpyeong dari tahtanya. Meski tahu, Mishil hanya diam saja karena menganggap cara tersebut adalah cara pengecut. Satu-satunya yang bisa menebak jalan pikiran Mishil adalah Seolwon (Jun Noh-min).

Kubu Bokyahwei sangat terkejut saat tahu Yushin menyerahkan diri dengan suka rela, ia disambut oleh Seolji (Jung Ho-geun). Sempat adu mulut, Wolya nyaris saja menebas Yushin kalau saja tidak dihentikan oleh Wolya (Joo Sang-wook), yang langsung memperkenalkan diri sebagai pimpinan Bokyahwei karena terkesan dengan kenekatan Yushin.

Yushin ternyata datang dengan penuh perhitungan, ia membawa sertifikat tanah yang merupakan aset keluarganya untuk diberikan pada para pengungsi Gaya yang tengah menderita. Rupanya, Yushin berniat menukar semua miliknya dengan kesetiaan para personil Bokyahwei.

Di persembunyiannya, Deokman dengan tepat mampu menebak langkah kubu Mishil selanjutnya : membantai satu-persatu penduduk suku Gaya sampai ada yang mau buka mulut soal markas Bokyahwei. Diam-diam, salah seorang penduduk berniat melaporkan apa yang terjadi. Apes baginya, ia dicegat oleh Bidam (Kim Nam-gil) dan Imjong (Kang Ji-hoo).

Mata penduduk itu langsung membelalak kaget saat tahu Bidam bisa membaca bahasa isyarat yang biasa digunakan suku Gaya. Cuma ditemani oleh Bidam dan Alcheon (Lee Seung-hyo), Deokman nekat mendatangi desa Nobang dimana kelompok Bokyahwei bermarkas.

Baru saja mengendap-ngendap masuk, mereka langsung dikepung. Pertempuran nyaris saja terjadi, namun tiba-tiba terdengar suara Yushin. Sudah tentu, kehadiran Yushin membuat Deokman, Alcheon, dan Bidam kaget. Melihat Yushin begitu mengenal rombongan penyusup yang datang, Wolya sempat keheranan.

Dengan suara lantang, Yushin menyebut bahwa Deokman-lah orang yang bakal memimpin persekutuan antara Bokyahwei dengan dirinya. Tidak cuma itu, Yushin juga mengatakan kalau dirinya telah menobatkan Deokman sebagai majikannya.

Ucapan itu membuat Deokman kaget, apalagi setelah Yushin dan disusul Wolya, Seolji, anggota Bokyahwei, hingga Alcheon dan Bidam berlutut dihadapannya sambil menyatakan kesetiaan mereka mengikuti sang putri hingga ajal

Offline guinzo

  • Pro10
  • ***
  • Tulisan: 60
  • Reputation: 95
  • Jenis kelamin: Pria
  • ☆uǝƃ ʇsɹıɟ ǝƃɐƃ-u☆
    • Lihat Profil
    • Luckyseven™
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #21 pada: Desember 16, 2009, 08:54:14 AM »
koq ga bisa kasi thanks :(

You must wait 1 hours between reputation actions. You have approximately 59 minutes left to wait.

makasih braderrr..cewe gw agy demen ama nih pilem..ijin unduh content2'nya eaa :-bd

Offline cangguk

  • Pro10
  • ***
  • Tulisan: 10
  • Reputation: 38
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #22 pada: Desember 17, 2009, 12:15:30 PM »
kl maw donlot dmn ya?
ad yg punya link nya gk?
tq

Offline andri099

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 827
  • Reputation: 1229
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #23 pada: Desember 17, 2009, 01:22:06 PM »
Sinopsis Episode 27

Yushin (Uhm Tae-woong) benar-benar serius, ia menyatakan siap mendampingi Deokman (Lee Yo-won) sebagai seorang bawahan dan tidak akan bersikap kurang ajar lagi atau memperlakukan Deokman bagai seorang pria memperlakukan wanita yang dicintainya.

Ucapan Yushin membuat hati Deokman seperti ditusuk-tusuk, ia langsung membalikkan badan untuk meninggalkan tempat itu. Tiba-tiba Yushin menarik tangan Deokman, dan langsung memeluknya sambil mencucurkan air mata. Deokman sadar bahwa itulah saat terakhir dirinya bisa berdekatan dengan Yushin sebagai seorang pribadi.

Mampu menduga kalau pasukan Mishil (Go Hyeon-jeong) bakal menekan rakyat Gaya setelah mereka kedapatan berbohong soal lokasi Bokyahwei, Deokman memerintahkan Yushin untuk mengorganisir pengungsian besar-besaran dari wilayah Samyang menuju Amyang, tanah yang telah diberikan Yushin sekaligus tempat tinggal rakyat Gaya yang baru.

Langkah berikut Deokman adalah meyakinkan Guru Wolcheon untuk membantunya, tugas tersebut tidaklah mudah. Saat hendak mulai menginterogasi, Deokman mendadak teringat dengan sosok Seolji (Jung Ho-geun), yang pernah dikenalnya saat baru datang ke Seorabol. Seolji juga tidak kalah kaget, ia tidak menyangka gadis remaja yang pernah mendatangkan hujan kini ada dihadapannya.

Meski menjadi tahanan, Guru Wolcheon bergeming dan malah membalikkan pertanyaan Deokman soal apa yang membedakan gadis itu dengan Mishil dan apa yang membuat pria tua itu tergerak hatinya. Sempat menuturkan apa yang menjadi idealismenya, Deokman menyodorkan buku almanak bangsa Wei dan meminta Guru Wolcheon menentukan sendiri apa yang harus dilakukan.

Rupanya, Deokman bisa menebak bahwa sebagai seorang ilmuwan, satu-satunya kelemahan Guru Wolcheon adalah rasa ingin tahu. Begitu pria itu mulai membaca almanak, maka hal berikut yang bakal dilakukannya adalah memperhitungkan kapan terjadi gerhana matahari.

Di kediamannya, Mishil marah besar saat diberitahu bangsa Gaya tidak ada di tempat pengasingan mereka. Yang membuatnya kaget, ternyata Deokman bisa tahu soal Guru Wolcheon yang ternyata berada tangan gadis itu.

Rencana Deokman mulai mendapat hambatan ketika Guru Wolcheon menolak membantunya. Saat bincang-bincang, baru ketahuan kalau alasan pria itu kerap membantu Mishil adalah karena ia berhutang budi dengan mendiang Sadaham.

Dipusingkan oleh penolakan Guru Wolcheon, Deokman dibuat gembira oleh kemunculan Jukbang (Lee Moon-shik), Godo (Ryu Dam), dan dua rekannya di klan Kembang Naga. Kejutan didapatkan oleh keempatnya ketika Yushin memberitahu kalau Deokman adalah seorang putri, sehingga otomatis mereka harus memberi hormat.

Keesokan harinya di istana, Raja Jinpyeong (Jo Min-ki) dihebohkan oleh banyaknya burung yang mati di halaman istana dan patahnya papan nama balai pertemuan. Rupanya, kehebohan tersebut adalah bagian dari rencana Deokman. Rencana berikutnya kembali melibatkan burung, dan kali ini yang banyak berperan adalah Bidam (Kim Nam-gil).

Rencana Deokman tersusun rapi, ia telah berpikir beberapa langkah kedepan dengan mengutus Yushin ke istana demi meminta bantuan Ratu Maya (Yoon Yoo-sun) seputar masalah prasasti berisi ramalan tentang anak kembar yang bakal membawa bencana.

Rakyat kembali dihebohkan ketika sumur Najung yang dianggap keramat memuntahkan darah, mereka meminta Mishil untuk melakukan upacara persembahan demi menghilangkan kemarahan dari langit. Waktu terus berjalan, Deokman masih terus berusaha meyakinkan Guru Wolcheon untuk membantunya.

Dengan berat hati, Raja Jinpyeong memohon Mishil untuk menuruti kehendak rakyat. Di saat pemegang segel kerajaan itu menggelar upacara persembahan, Yushin berhasil mendapat salinan prasasti peninggalan leluhur Shilla (berisi tentang ramalan bayi kembar) yang hanya tinggal separuh bagian.

Usaha Deokman menemui hasil, ia berhasil mendapatkan kepastian kapan gerhana matahari bakal terjadi. Namun ketika ditanya, ia mengaku hanya akan memberitahunya ke Bidam, yang tengah bersiap untuk menjalankan rencana terbaru sang putri.

Setelah sempat dihebohkan oleh banyaknya burung yang beterbangan di atas istana mendiang Putri Cheonmyeong, paginya seorang pria bertopeng berada didepan sumur Najung. Dengan kemampuannya, ia berhasil memunculkan bagian terakhir dari prasasti leluhur Shilla.

Kejadian tersebut sontak membuat rencana Mishil berantakan, para prajurit langsung diperintahkan untuk mengepung sumur Najung. Mata Mishil langsung membelalak kaget saat membaca apa isinya, yang meramalkan gerhana matahari bakal menandakan kemunculan putri kedua Raja Jinpyeong yang bakal membawa kemakmuran bagi Shilla.

Hanya dengan sekali lihat, Mishil dapat menebak bahwa prasasti tersebut adalah palsu. Ia langsung memerintahkan Bojong (Baek Do-bin) untuk meringkus pria bertopeng yang tidak lain adalah Bidam yang menyamar.

Di istana, raja Jinpyeong sangat kaget saat diberitahu bahwa bagian kedua dari prasasti peninggalan leluhur Shilla telah muncul. Sempat nyaris percaya, akhirnya Ratu Maya memberitahu bahwa kemungkinan besar prasasti tersebut adalah buatan Deokman.

Rupanya Bidam mengemban misi khusus dari Deokman, ia harus menyakinkan Mishil kalau gerhana matahari bakal terjadi meski sesungguhnya hal itu tidak akan menjadi kenyataan. Misi tersebut tentunya tidak mudah, karena taruhannya adalah nyawa Bidam sendiri. Akhirnya, Bidam dan Mishil saling berhadapan

Offline Evil_Septian

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 129
  • Reputation: 235
  • Jenis kelamin: Pria
  • Masih Berharap
    • Lihat Profil
    • Hethic Blog
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #24 pada: Desember 17, 2009, 09:47:21 PM »
Gua Sering Nonton Dulu, Tapi Sekarang Jarang, Udah Sampe Mana Yah ???
8) Meski Hanya Pemimpi, Tapi Kan Kubuat Mimpiku Jadi Nyata  8)http://hethic.blogspot.com

Offline andri099

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 827
  • Reputation: 1229
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #25 pada: Desember 17, 2009, 11:10:24 PM »
ampe ep 27 gan...

Offline andri099

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 827
  • Reputation: 1229
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #26 pada: Desember 20, 2009, 02:49:13 PM »
diblk camera....


Offline andri099

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 827
  • Reputation: 1229
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #27 pada: Desember 20, 2009, 02:52:35 PM »

Putri Deokman waktu muda/Remaja
@sumber http://www.viikii.net/channels/goto/seonduk#TOPIC/757
@Thanks For viikii
« Edit Terakhir: Desember 20, 2009, 02:55:09 PM oleh andri099 »

Offline andri099

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 827
  • Reputation: 1229
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #28 pada: Desember 21, 2009, 04:42:52 AM »
prev episeode 51
Lord B "Staff dari Kementrian Audit" : yang Mulia saya melihat Chief Of General..melintasi Batas Negara....Dan masuk ke Wilayah...Musuh....kami Menangkap Dia...Sekarang Lagi Di investigasi Oleh Menteri Audit
- Menteri J Berkata Bukan kah General lagi di Asingkan...Apa yg terjadi?
- Wakil Perdana Menteri Berkata Jika Itu Benar...Chief General Menghianati Yg Mulia...bahkan dia Lari dari Pengasingan
- Menteri J : Ini hal Yg serius Mulia...dia mata-mata
- Menteri Pertahanan : Yang Mulia..Mungkin Ini KesalahPahaman
- Wakil Perdana Menteri : Yang Mulia Ini masalah Serius
- Menteri J : yang mulia dia penghianat
- Menteri Dalam negeri : Apa?
- Queen "Her Majesty" : Aku Secara Pribadi.....
- Queen "Her Majesty : Memberikan Misi Rahasia Kepada Chief General
Lalu......Treng Treng Bunyi Musik Yg keren banget...
- Queen "Her Majesty" : Chief General melaksanakan Tugas Saya
treng treng musik yg keren banget....
- Lord B : bla bla..stsust
- Menteri J : what? The Queen Order....
- Perdana Menteri : Mulutnya Terbuka Lebar Saking Kagetnya...
Kalo Ini Perintah Yg Mulia....ya udah deh kalian semua diem aje...ahahaha
« Edit Terakhir: Desember 21, 2009, 04:46:03 AM oleh andri099 »

Offline andri099

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 827
  • Reputation: 1229
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: The Great Queen Seon Deok, And Gallery
« Jawab #29 pada: Desember 22, 2009, 04:42:09 AM »
Di belakang camera





@
*didalem foto ini ada Queen Seon Deok,Perdana Menteri,Menteri Seketaris Kerajaan,Dan Chief Of Royal Guard