Penulis Topik: Membongkar Konspirasi Linux  (Dibaca 108395 kali)

Offline Red Rebel

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 188
  • Reputation: 1109
    • Lihat Profil
    • WebDev777.COM
Membongkar Konspirasi Linux
« pada: November 05, 2010, 05:05:19 PM »
Sekarang sudah banyak pengguna maupun komunitas Linux di Indonesia. Alasan mereka beragam, ada yang benci Microsoft, ada yang bilang GRATIS, ada yang bilang karena OPEN SOURCE. Padahal setelah diteliti Linux itu sangat terbatas.
1. Kebiasaan pengguna Linux adalah mengupgrade Linux, setiap ada Ubuntu atau Fedora versi terbaru mereka selalu mengupgradenya. Ya, saya tau, itu untuk menambah fitur-fitur baru. Tetapi jika memang Linux itu Open Source mengapa tidak pengguna itu sendiri yang menambahkan fitur tersebut? Mengapa harus Mengupgrade?
2. Ada solusi bagi yang ingin menggunakan aplikasi Windows di Linux yaitu menggunakan CROSSOVER, tetapi mengapa tidak semua aplikasi bisa?
3. Indonesia sudah bisa membuat sebuah Distro Linux, yang saya ketahui yaitu BlankOn, dan IGOS Nusantara. Tetapi mengapa dari banyaknya pengguna Linux di Indonesia, hanya bisa menciptkan 2 Distro coba bayangkan jika semua pengguna Linux bisa membuat Distro sendiri apa yang terjadi dengan Microsoft serta perusahaan-perusahaan IT lainnya.
Karya Tulis, Website : http://www.webdev777.com

Offline zectersys

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 161
  • Reputation: 3006
    • Lihat Profil
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #1 pada: November 11, 2010, 02:35:21 AM »
Sekarang sudah banyak pengguna maupun komunitas Linux di Indonesia. Alasan mereka beragam, ada yang benci Microsoft, ada yang bilang GRATIS, ada yang bilang karena OPEN SOURCE. Padahal setelah diteliti Linux itu sangat terbatas.
1. Kebiasaan pengguna Linux adalah mengupgrade Linux, setiap ada Ubuntu atau Fedora versi terbaru mereka selalu mengupgradenya. Ya, saya tau, itu untuk menambah fitur-fitur baru. Tetapi jika memang Linux itu Open Source mengapa tidak pengguna itu sendiri yang menambahkan fitur tersebut? Mengapa harus Mengupgrade?
2. Ada solusi bagi yang ingin menggunakan aplikasi Windows di Linux yaitu menggunakan CROSSOVER, tetapi mengapa tidak semua aplikasi bisa?
3. Indonesia sudah bisa membuat sebuah Distro Linux, yang saya ketahui yaitu BlankOn, dan IGOS Nusantara. Tetapi mengapa dari banyaknya pengguna Linux di Indonesia, hanya bisa menciptkan 2 Distro coba bayangkan jika semua pengguna Linux bisa membuat Distro sendiri apa yang terjadi dengan Microsoft serta perusahaan-perusahaan IT lainnya.

HI, gw user baru disini. Salam kenal, pertanyaan agan ckp mengusik saya... maaf kl mungkin dr jawaban saya ada yg salah.

1. Pertanyan yg sama bwt user winblows, knp setiap ada rilis baru selalu dikejar2? Dr pengalaman bnyk user upgrade dr xp ke vista merupakan sebuah kerugian yg amat besar. Oleh sebab itu M$ buru2 menerbitkan 7 sebagai penebus dosa. Anggap saja qta selalu ingin mencoba brg baru, fitur baru dan suasana baru. Itu hal yg wajar bg setiap org kan?

Kenapa hrs mengupgarde? Jwbn plg gmpnngnya mslh sekuritas. Dengan upgrade sistem, mk OS akan lebih aman dr BUG2 yg mungkin saja ada. Programmer jg manusia, mrka bs aja khilaf dan mungkin tidak mengantisipasi kebocoran keamanan dalam sistem. Itulah gunanya upgrade. Bukannya winblows jg gitu? Familiar dengan seri SP di setiap produk m$?

2. LInux bkn winblows, MAC jg bkn LINUX apalagi winblows. Pernah liat suku cadang truk di pakai bwt mobil sedan? Sm halnya dengan OS, msg2 punya keunikan sendiri. Struktur filenya jg beda. mulai dr direktori, sistem file dan cara Kernel menangani suatu perintah juga beda.

Ambil contoh Mac, walaupun mempunyai "nenek" yg sama tp aplikasi linux blm tentu bs langsung di masukkan kedalam Mac. Butuh proses porting yg cukup panjang sebelum akhirnya program Linux bs dijalankan ke Mac dan juga sebaliknya.

Seharusnya pengguna bersyukur kl komunitas Linux sudah begitu baik hati mengembangkan aplikasi seperti WINE sehingga program2 winblows bs berjalan di Linux. Belum sempurna? Yah wajar saja, Linux bkn winblows dan jg sebaliknya. Tidak puas? Selalu ada pilihan menggunakan OS lain selain Linux kan?

Btw CROSSOVER termasuk program propiertary. Walaupun menggunakan engine WINE yg open source tp hak cipta CROSSOVER dipegang olh developernya. Kl ga mao dibilang pembajak lebih baik menggunakan WINE atau Play On Linux yg bersifat Open Source.

3. Agan kira mengembangkan distro semudah membalikkan telapak tangan? Apakah agan sudah bs membayangkan betapa rumitnya sistem kerja sebuah OS? Bagaimana H/w dan S/w saling bekerja sama? Jika agan menganggap membuat distro itu mudah krna bnyk caranya, silahkan dipikirkan kembali.

Saat ini distro di linux merupakan TURUNAN dr berbagai distro yg sudah ada sebelumnya. Ada Bnyk "Tetua" Distro dilinux seperti BSD, Debian, RH, Slackware dll. Namun yg plg bnyk penggunanya ada 2 aliran distro yg cukup dikenal sampai sekarang yaitu Debian Base dan Red Hat Base. Mao diurut lagi? Turunan Debian yg terkenal saat ini adalah UBUNTU sedangkan turunan RH yg terkenal adalah Fedora.

Kalau memang membuat distro itu mudah, kenapa komunitas banyak membuat turunan dari distro yang telah ada? Kenapa mereka tidak membuat distro sendiri? Pernah dengar proyek LFS? Linux From Scratch? Agan hanya diberi sebuah Kernel Vannila (nama kode yg menyatakan bahwa ini kernel "perawan" alias blm di utak atik) dan beberapa tools untuk membangun sebuah OS. Tanpa ada dasar programming yg bagus, dipastikan agan tidak akan pernah bisa membuat sebuah OS. Hal yg msk akal adalah MENGEMBANGKAN/menurunkan OS dari distro yang pernah ada sebelumnya.


Plg sgitu dulu tanggapan ane, mudah2an agan bs nerimanya...  :D

Offline Red Rebel

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 188
  • Reputation: 1109
    • Lihat Profil
    • WebDev777.COM
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #2 pada: November 11, 2010, 12:20:36 PM »
 :-X
saya suka dengan jawaban anda, tapi saya semakin penasaran, menurut saya pengguna linux terlalu tergantung jika mereka masih terlalu sering mengupgrade,  ...
Karya Tulis, Website : http://www.webdev777.com

Offline Red Rebel

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 188
  • Reputation: 1109
    • Lihat Profil
    • WebDev777.COM
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #3 pada: November 11, 2010, 12:28:44 PM »
saya bukan orang windows loch, saya hanya kebetulan membeli laptop baru, eh ternyata isinya windows ...

seharusnya yang kita pelajari di sekolahan atau di kampus bukan bagaimana membuat jaringan, atau bukan bagaimana cara membuat program tetapi lebih kepada pengembangan linux itu sendiri, apa itu kernel (saya engga tau) bagaimna cara linux terbentuk, dan lain-lain ..
Karya Tulis, Website : http://www.webdev777.com

Offline zectersys

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 161
  • Reputation: 3006
    • Lihat Profil
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #4 pada: November 11, 2010, 04:19:50 PM »
saya bukan orang windows loch, saya hanya kebetulan membeli laptop baru, eh ternyata isinya windows ...

seharusnya yang kita pelajari di sekolahan atau di kampus bukan bagaimana membuat jaringan, atau bukan bagaimana cara membuat program tetapi lebih kepada pengembangan linux itu sendiri, apa itu kernel (saya engga tau) bagaimna cara linux terbentuk, dan lain-lain ..

Kl ane pikir wajar dan sah2 aja sih kl yg diajarin di linux itu jaringan dan programming. Knp? Lah nenek moyang linux kan UNIX yg bs di bilang sebagai jagoan Jaringan  dan sering bercokol di mesin2 server, dan bs di bilang Linux jg mewarisi sifat yg sama dan sudah terbukti kan?

Mengajarkan sesuatu kan harus dimulai dr hal yg menyenangkan gan. G mungkin kan anak yg suka pelajaran sejarah di paksa belajar matematik? Pertanyaannya, dimana sih kekuatan Linux yg paling menonjol? Yah bs dibilang di Jaringan dan Programming. Knp ga itu aja dulu yg diajarin sebelum masuk ke bahasan yg lebih serius?

Apa yg agan bicarakan itu udah msk ke bahasan yg benar2 serius dan kompleks. Mengembangkan sebuah OS amat sangat rumit. Mulai dari filosofi, smp ke bahasan teknis. Mungkin itulah kira2 batasan pengembangan sebuah OS pd umumnya. Terlalu abstrak dan bayangkan kalau hal semacam itu diberikan kepada seorang pemula.

:-X
saya suka dengan jawaban anda, tapi saya semakin penasaran, menurut saya pengguna linux terlalu tergantung jika mereka masih terlalu sering mengupgrade,  ...

Mksh atas tanggapan agan. Btw maksud dr "terlalu tergantung jika mereka masih sering mengupgrade" ap y? Bs dijelaskan gan?

Offline Red Rebel

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 188
  • Reputation: 1109
    • Lihat Profil
    • WebDev777.COM
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #5 pada: November 14, 2010, 08:42:38 PM »
ehm, MUNGKIN anda sudah mempersiapkan jawaban yang akan saya berikan jd saya ubah dech..

ini hanya saran untuk pengembang-pengembang LINUX ntah itu canonical atau siapa dech, kan lebih baik jika pngembang LINUX tersebut memberikan kode mentah untuk mengupgrade, dan kalau bisa memberikan tutorial mengcompile dalam beberapa bahasa biar orang awampun tau. dengan begitu kedepannya orang bisa mencoba mengupgrade sendiri ..
Karya Tulis, Website : http://www.webdev777.com

Offline khalibran

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 648
  • Reputation: 22794
  • Jenis kelamin: Pria
  • Stay Away
    • Lihat Profil
    • Khalibran's Blog
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #6 pada: November 14, 2010, 09:29:55 PM »
@zectersys

mantab penjelasannya  :-bd :-bd :-bd

cendol sent  :D :D :D

Offline zectersys

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 161
  • Reputation: 3006
    • Lihat Profil
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #7 pada: November 15, 2010, 10:42:48 AM »
ehm, MUNGKIN anda sudah mempersiapkan jawaban yang akan saya berikan jd saya ubah dech..

ini hanya saran untuk pengembang-pengembang LINUX ntah itu canonical atau siapa dech, kan lebih baik jika pngembang LINUX tersebut memberikan kode mentah untuk mengupgrade, dan kalau bisa memberikan tutorial mengcompile dalam beberapa bahasa biar orang awampun tau. dengan begitu kedepannya orang bisa mencoba mengupgrade sendiri ..

Loh... bukannya selama ini linux udah begitu gan? Kode2 program di bawah lisensi GPL bebas di lihat/dimodifikasi source codenya. Cb deh liat EULA GPL.

Mksd dalam bahasa org awam gimana ni. Apa menyangkut source codenya atau cm modifikasi klik & pray ala m$? Kl souce code udah jelas org awam g bkl ngerti, dan ini bukan bermaksud meremehkan mereka loh. Tp memang butuh waktu untuk mempelajari 1 bhs program.

Kl klik & pray, sepertinya udah bnyk s/w linux berbasis seperti ini. Mulai dr Open Office, Gnome smp ke administrasi jaringan seperti wireshark atau zenmap. Mereka semua sudah berbasis GUI dan siap digunakan.

Salah 1 kelemahan Linux adalah dukungan vendor, dan ini yg sering dijadikan celah bg OS lain untuk menjatuhkan Linux. Msh sedikit vendor yg dukung Linux, ane inget dulu hrs berjibaku selama 3 hari cm bwt install driver vga AT* R*D**N (ini dr pengalaman ane dan bkn bermaksud menjatuhkan salah 1 merk), mudah sih sebenernya cr installnya tp opsinya itu loh yg seabreg. Salah sedikit maka dukungan 3D ga bkl bs dinikmati dengan mulus, blm lg istilah khas VGA seperti pixel shader, Open GL dll lengkap dengan setingannya. Sebagai user biasa, apalagi yg br pindah dr OS lain hal ini sangat menyiksa. 3 hari nyeting vga dan hasilnya gatot, vga ane jual di ganti sm vga lain yg lbh linux friendly.

Offline Amri MF

  • Pro500
  • ******
  • Tulisan: 571
  • Reputation: 1094
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Amri MF Blog
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #8 pada: November 15, 2010, 12:30:47 PM »
Buat TS, kalo belum pernah pake linux jangan komentar dulu
Kutip
3. Indonesia sudah bisa membuat sebuah Distro Linux, yang saya ketahui yaitu BlankOn, dan IGOS Nusantara. Tetapi mengapa dari banyaknya pengguna Linux di Indonesia, hanya bisa menciptkan 2 Distro coba bayangkan jika semua pengguna Linux bisa membuat Distro sendiri apa yang terjadi dengan Microsoft serta perusahaan-perusahaan IT lainnya.
Buka mata, buka google. Linux Indonesia gak cuma 2,ne referensinya http://toko.baliwae.com/index.php?cPath=240.

Upgrade juga gratis kok, juga gak harus upgrade, bahkan CD Ubuntu bisa dipesan Gratis dan dikirim sampe ke rumah.
Kutip
Tetapi mengapa dari banyaknya pengguna Linux di Indonesia, hanya bisa menciptkan 2 Distro
Pengguna Windows Indonesia lebih banyak, tapi tidak satupun Windows Indonesia, distro linux Indonesia yang terkenal ada 94, masih banyak yang kurang populer.


Nyoba linux dulu, baru komentar, silahkan reply kalo udah nyoba linux

Offline Red Rebel

  • Pro100
  • ****
  • Tulisan: 188
  • Reputation: 1109
    • Lihat Profil
    • WebDev777.COM
Re: Membongkar Konspirasi Linux
« Jawab #9 pada: November 15, 2010, 07:33:00 PM »
saya udah pernah pake linux gan, tp y begitu dech, saya masih awam, saya ingin itu ingin ini dr linux tx ga tau bagaimana

yang saya cuman merubah tampilan,  menginstal aplikasi, menggunakan crossover dll..

2 distro itu yg saya tau gan,, mungkin pernah denger yg lain tp lupa,, kebetulan saat menulis topik ini yg saya ingat cuman dua ..

owh, da bisa liat kodenya ya, yg saya maksud disini yaitu melihat koding dari osnya itu sendiri loch, atau melihjat koding untuk mengupgrade fitur di dlm linux, misalnya saya ingin mengupgrade jaringan .. 

Karya Tulis, Website : http://www.webdev777.com