Tipe Data

(1/1)

shikamaru_puma:
TIPE DATA

Floating-point
Floating-point atau bilangan titik mengambang, adalah sebuah format bilangan yang dapat digunakan untuk merepresentasikan sebuah nilai yang sangat besar atau sangat kecil. Bilangan ini direpresentasikan menjadi dua bagian, yakni bagian mantisa dan bagian eksponen (E). Bagian mantisa menentukan digit dalam angka tersebut, sementara eksponen menentukan nilai berapa besar pangkat pada bagian mantisa tersebut (pada posisi titik desimal). Sebagai contoh, bilangan 314600000 dan bilangan 0.0000451 dapat direpresentasikan dalam bentuk bilangan floating point: 3146E5 dan 451E-7 (artinya 3146 * 10 pangkat 5, dan 451 * 10 pangkat -7).
Kebanyakan CPU atau mikroprosesor sederhana tidak mendukung secara langsung operasi terhadap bilangan floating-point ini, karena aslinya mikroprosesor ini hanya memiliki unit aritmetika dan logika, serta unit kontrol yang beroperasi berdasarkan pada bilangan bulat (integer) saja.
Perhitungan atau kalkulasi terhadap nilai floating point pada jenis mikroprosesor sederhana dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak, sehingga operasinya sangat lambat. Untuk itulah, sebuah prosesor tambahan dibutuhkan untuk melakukan operasi terhadap jenis bilangan ini, yang disebut dengan unit titik mengambang.
Dalam bahasa pemrograman, khususnya keluarga bahasa pemrograman C, bilangan titik mengambang direpresentasikan dengan tipe data float.
Integer
 
Untuk bilangan bulat secara umum,
Integer
Dalam ilmu komputer, istilah "Integer" digunakan untuk merujuk kepada tipe data apapun yang merepresentasikan bilangan bulat, atau beberapa bagian dari bilangan bulat. Disebut juga sebagai Integral Data Type.
Nilai dan Representasinya
Nilai sebuah data dari sebuah tipe data integer adalah nilai bilangan bulat tersebut dalam matematika. Representasi data ini merupakan cara bagaimana nilainya disimpan di dalam memori komputer. Tipe data integral terbagi menjadi dua buah kategori, baik itu bertanda (signed) ataupun tidak bertanda (unsigned). Bilangan bulat bertanda mampu merepresentasikan nilai bilangan bulat negatif, sementara bilangan bulat tak bertanda hanya mampu merepresentasikan bilangan bulat positif.
Representasi integer positif di dalam komputer sebenarnya adalah untaian bit, dengan menggunakan sistem bilangan biner. Urutan dari bit-bit tersebut pun bervariasi, bisa berupa Little Endian ataupun Big Endian. Selain ukuran, lebar atau ketelitian (presisi) bilangan bulat juga bervariasi, tergantung jumlah bit yang direpresentasikanya. Bilangan bulat yang memiliki n bit dapat mengodekan 2n. Jika tipe bilangan bulat tersebut adalah bilangan bulat tak bertanda, maka jangkauannya adalah dari 0 hingga 2n-1.
Jenis-jenis nama Integer dalam bahasa pemrograman
Dalam bahasa pemrograman C
Tipe integer standar yang digunakan dalam bahasa C adalah tipe int. Ukuran dan jangkauan data dari tipe int seringkali tergantung dari kompilator dan komputer yang digunakan, tapi biasanya setara dengan short int atau long int.
Selain tipe int, ada beberapa tipe data lain yang dapat menampung bilangan bulat, di antaranya:
•   char. Sebenarnya tipe data ini digunakan untuk menyimpan karakter dalam kode ASCII, tapi dapat juga digunakan untuk menyimpan integer dari 0 sampai 255
•   short int, ukuran 2 byte, jangkauan -32,768 sampai 32,767
•   long int, ukuran 4 byte, jangkauan -2,147,483,648 hingga 2,147,483,647
Tipe-tipe data di atas dapat menyimpan integer negatif dan positif. Untuk menyimpan bilangan positif dan nol saja, dapat digunakan kata kunci unsigned sebelum tipe data. Sebagai contoh:
•   unsigned short int, ukuran 2 byte, jangkauan 0 sampai 65,535
•   unsigned long int, ukuran 4 byte, jangkauan 0 sampai 4,294,967,295
Dalam bahasa pemrograman Pascal
Dalam bahasa Pascal, integer mampu menampung 16-bit Walaupun memiliki ukuran 2 byte (16 bit) tetapi karena integer adalah type data signed maka hanya mampu di-assign nilai antara -215 hingga 215-1 yaitu -32768 sampai 32767. Ini disebabkan karena 1 bit digunakan sebagai penanda positif/negatif. Meskipun memiliki istilah yang sama, tetapi tipe data integer pada bahasa pemrograman Visual Basic.NET dan Borland Delphi memiliki ukuran 4 byte atau 32 bit signed sehingga dapat di-assign nilai antara -2,147,483,648 hingga 2,147,483,647.
Selain tipe integer, bahasa Pascal juga memiliki beberapa tipe lain:
•   byte, ukuran 1 byte, jangkauan dari 0 sampai 255
•   smallint, ukuran 1 byte, jangkauan dari -128 sampai 127
•   word, ukuran 2 byte, jangkauan dari 0 sampai 65,535
Pada kompilator Pascal yang lebih baru, juga dikenal tipe-tipe data yang lebih besar seperti:
•   longint, ukuran 4 byte, jangkauan dari -2,147,483,648 sampai 2,147,483,647
•   cardinal, ukuran 4 byte, jangkauan dari 0 sampai 4,294,967,295
Dalam bahasa pemrograman Borland Delphi
•   Borland Delphi : smallint
Dalam bahasa pemrograman Visual Basic .NET
•   Visual Basic.NET : short
Dalam bahasa pemrograman C#

 
Perbandingan nama tipe data bilangan bulat dalam bahasa pemrograman C# dan Microsoft .NET Framework
Dalam bahasa pemrograman C#, terdapat beberapa variasi dari tipe data integer, yakni:
•   byte: bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) 8-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.Byte dalam Microsoft .NET Framework.
•   sbyte: bilangan bulat bertanda (signed integer) 8-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.Sbyte dalam Microsoft .NET Framework.
•   short: bilangan bulat bertanda 16-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.Int16 dalam Microsoft .NET Framework.
•   ushort: bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) 16-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.UInt16 dalam Microsoft .NET Framework.
•   int: bilangan bulat bertanda (signed integer) 32-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.Int32 dalam Microsoft .NET Framework.
•   uint: bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) 32-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.UInt32 dalam Microsoft .NET Framework.
•   long: bilangan bulat bertanda (signed integer) 64-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.Int64 dalam Microsoft .NET Framework.
•   ulong: bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) 64-bit. Ekuivalen dengan tipe data System.UInt64 dalam Microsoft .NET Framework.
   Tipe data yang dikenal dalam bahasa pascal antara lain :
   
•   Tipe data sederhana / Jenis data yang standar (Dasar)
1.   Integer
2.   Real
3.   Karakter
4.   Boolean
   
•   Tipe data non standar (user defined)
1.   Enumerated
2.   Sub-range

•   Tipe data berstuktur
1.   Array
2.   Record
3.   Set
4.   File

•   Jenis data Pointer

   INTEGER
   
   Jenis data ini merupakan nilai bilangan bulat, yang  terdiri atas integer positif, integer negatif dan nol. Pada TURBO PASCAL jenis data ini di bagi atas beberapa bagian.  (lihat tabel 1)
   
   Tabel 1. Jenis data integer
   Tipe      Ukuran memori  (dalam byte)             Jangkauan nilai
   BYTE              1                                     0..255
   SHORTINT      1                                     -128..127
   INTEGER      2                                     -32768..32767
   WORD      2                                     0..65535
   LONGINT      4                                     -2147483648..2147483647
   
   Operator Integer terdiri atas :  + , - , * , DIV dan MOD
   
   
   Var
                    Jumlah : byte;
   Begin
           Jumlah := 200;
            WriteLn(‘Nilai JUMLAH = ‘,Jumlah);
   End.
   Hasilnya bila dijalankan :
   
      Nilai JUMLAH = 200
   
   
   REAL
   
   Penulisan untuk jenis data ini selalu menggunakan titik desimal. Nilai konstanta numerik real berkisar dari 1E-38 sampai dengan 1E+38 dengan mantissa yang signifikan sampai dengan 11 digit. E menunjukkan nilai 10 pangkat. Nilai konstanta numerik real menempati memori sebesar 6 byte.
   
   Contoh :
   123.45
   12345.   salah, titik desimal tidak boleh dibelakang
   12E5
   12E+5
   -12.34
   .1234   salah, titik desimal tidak boleh dimuka
   
    Pada TURBO PASCAL, jenis data ini dibedakan ( lihat tabel 2.)
   
   
   Tabel 2. Jenis data Real
   
   Tipe      Ukuran memori (dalam byte)      Jangkauan nilai          Digit signifikan
   SINGLE      4                       1.5x10E-45 .. 3.4x10E38      7-8
   DOUBLE      8                       5.0x10E-324 .. 1.7x10E308      15-16
   EXTENDED      10                      1.9x10E-4951 .. 1.1x10E4932      19-20
   COMP              8                           -2E+63+1 .. 2E+63-1           19-20
   
   Operator untuk jenis data ini terdiri atas : + , - , * dan /
   
   KARAKTER
   
   Yang dimaksud dengan jenis data ini adalah karakter tunggal atau sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal, seperti misalnya ‘A’, ’a’, ’!’, ’5’ dsb.
   
   Dasarnya adalah ASCII CHARACTER SET.
   
   Misalnya : 032 pada tabel ASCII CHARACTER SET menunjukkan karakter.
   
      Blank.
   033          !
   048            0
   076           L
      dst
   
STRING
   
   Nilai data string merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menenpati memori sebesar banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.
   
   Contoh :
   
   Var
      Kampus : string[10];
   Begin
      Kampus := ‘Gunadarma’;
   Write(Kampus);
   End.
   
   
   
   BOOLEAN
   
   Jenis data ini mempunyai nilai TRUE atau FALSE.
   
   Operator untuk jenis data ini adalah :
1.   Logical Operator, yaitu : NOT, AND dan OR
2.   Relational Operator, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
   
   
   JENIS DATA NON-STANDARD (USER DEFINED)
   
ENUMERATED.
   Jenis data ini terdiri atas barisan identifier yang terurut dimana setiap identifier tersebut dianggap sebagai suatu individual data item (elemen data yang berdiri sendiri).
   
   Pada saat mendeklarasikan jenis data ini kita harus menuliskan semua elemen-elemennya.
   
   Bentuk umum deklarasinya adalah :
   
   TYPE nama = (data_item_1, data_item_2, ……., data_item_n);
   
   Contoh :
   
   TYPE hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
   
   TYPE warna = (red,blue,green,yellow,black,white);
   
   Setelah jenis data ini dideklarasikan, maka selanjutnya kita dapat mendeklarasikan suatu variabel yang berjenis data sama dengan jenis data ini.
   
   Misalnya :
         TYPE nama_hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
         VAR libur : nama_hari;
   
   Fungsi standar yang dapat digunakan pada jenis data ini adalah :
   
   PRED, SUCC dan ORD
   
   Misalnya :
   
      PRED (sel) = sen
      SUCC (sen) = sel
      ORD (sen) = 0
      ORD (sel) = 1
   
       dsb
   
SUB-RANGE.
   
   Jenis data ini berupa range dari suatu kumpulan data yang mempunyai urutan..
   
   Bentuk umum deklarasinya adalah :
   
      TYPE nama = data_item_pertama .. data_item_terakhir;
   
   Contoh :
   
          TYPE    jam_kuliah = 1 .. 10;
   tanggal                     = 1 .. 31;
   abjad                        = ‘A’ .. ‘Z’;
   
          TYPE    bulan = (jan,feb,mar,apr,mei,jun,jul,agt,sep,okt,nov,des);
   hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
   ata = agt .. jan;
   pta = feb .. jun;
   hari_kerja = sen .. jum;
   
   


   
   
   





   TANDA OPERASI

   
   Tanda operasi (operator) di dalam bahasa Pascal dikelompokkan ke dalam 9 kategori,
   
1.   Assignment operator.
2.   Binary operator.
3.   Unary operator.
4.   Bitwise operator.
5.   Relational operator.
6.   Logical operator.
7.   Address operator.
8.   Set operator.
9.   String operator.
   
   Assignment operator
   Assignment operator (operator pengerjaan) menggunakan simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=).
   
   Contoh :
         A:=B;
   
   Binary operator
      Digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk konstanta ataupun variabel. Operator ini digunakan untuk operasi aritmatika yang berhubungan dengan nilai tipe data integer dan real.
   
   Operator            Operasi               Tipe operand            Tipe hasil
   *                    Perkalian         real,real                          real
                                                                  integer,integer                   integer
                                                            real,integer              real
   
   
   DIV                Pembagian bulat       integer,integer             integer
   /                   Pembagian real        real,real                          real
                                                           integer,integer                   real
                                                                real,integer               real
   
   MOD                Sisa pembagian         integer,integer              integer
   +                   Pertambahan           real,real                        real
                                                            integer,integer                  integer
                                                               real,integer               real
   
   
   -                     pengurangan      real,real                      real
                                                                 integer,integer               integer
                                                                     real,real              real
   
   
   
   Contoh :
         15*5       hasilnya    75
         20/3      hasilnya   6.6666666667E+00
         20 div 3   hasilnya   6
         20 mod 3   hasilnya   2
   Unary operator
   Operator ini hanya menggunakan sebuah operand saja. Dapat berupa unary minus dan unary plus. Unary minus digunakan untuk menunjukkan nilai negatif, baik pada operang numerik real maupun integer. Unaru plus adalah operator untuk memberai tanda plus.
   
   Contoh :
         -5   +7
         -2.5   +2.5
   
   Bitwise operator
   Digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer. Terdiri dari operator NOT, AND, OR, XOR, Shl, Shr.
   
   Relational operator
      Relational operator digunakan untuk  membandingkan hubungan antara dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu True atau False. Terdiri dari operator : =, <, >, <=, >=, <>
   
   
   Logical operator
      Terdapat 4 buah logical operator yaitu : NOT, AND, OR dan XOR. Operator ini bekerja dengan nilai-nilai logika, yaitu True dan False.
   
   Set operator
      Digunakan untuk operasi himpunan.
   
   String operator
      Digunakan untuk operasi string. Hanya ada sebuah operator string saja, yaitu operator + yang digunakan untuk menggabungkan dua buah nilai string.
   
   Contoh : 
         Nama1 := ‘Arief ‘;
         Nama2 := ‘Kurniawan’;
         Nama3 := Nama1 + Nama2;
   
String
String dalam pemrograman komputer adalah sebuah deret simbol. Tipe data string adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter.
Tipe data string dalam beberapa bahasa pemrograman
Bahasa Pascal
Dalam bahasa Pascal, tipe data string dituliskan sebagai string. Pada kompilator Pascal lama, string terpanjang yang dapat dibuat terdiri dari 255 karakter. Hal ini terjadi karena Pascal menggunakan 1 byte data untuk menyimpan panjang efektif string.
Contoh kode Pascal yang menggunakan tipe data string:
program str;
var s: string[100];  //jika panjang maksimum tidak dimasukkan, kompilator akan menganggapnya 255
begin
  s:= 'Hello world';
  writeln(s);
end.
Pada kompilator Pascal yang lebih baru dikenal pula tipe data ANSI-string yang dapat menyimpan karakter lebih banyak.
Bahasa C
Dalam bahasa C tidak ada tipe data khusus untuk menyimpan string. String biasanya disimpan sebagai larik dari karakter-karakter. Berbeda dengan bahasa Pascal, string pada bahasa C merupakan sebuah null-terminated string, sehingga kapasitasnya hanya dibatasi oleh kapasitas memori komputer. Seperti pada tipe data larik pada bahasa C, pengguna dapat memberikan batas maksimum karakter yang dapat ditampung.
Contoh kode C yang menggunakan tipe data string:
#include <stdio.h>
int main(){
  char s[100]; /* membuat string dengan panjang maksimum 99 karakter, karena karakter terakhir harus null */
  s = "Hello world";
  printf("%s\n", s);
}
Bahasa C++
Bahasa C++ merupakan turunan dari bahasa C sehingga representasi string sebagai larik karakter masih berlaku. Namun bahasa C++ juga menyediakan tipe data string yang terdapat dalam C++ Standard Template Library (STL).
Contoh kode C++ yang menggunakan tipe string pada STL:
#include <string>
#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
  string s;  //panjang maksimum tidak perlu didefinisikan
  s = "Hello world";
  cout<<s<<endl;
}

sry Repost

iyes:
wah bgt bgt penjelasannya... bisa nanya2 dong ya..
kebetulan aku bru masuk kul SI..
jd agak bingung soal program..
laen kali klo nanya boleh gak boozzz???
sekedar syering ajha....
thank ya..
bermanfaat bgt penjelasannya... :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd :-bd

shikamaru_puma:
sama2 MaBa kita gan. Tp thread ane p'nah d bilang junk :'( pdahal kan ini materi utk MaBa 

Navigation

[0] Message Index