Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Topik - ateprizal

Halaman: [1]
1
Chit-Chat / Dampak Negatif Bermain Game Smartphone Bagi Kesehatan
« pada: Juni 09, 2018, 10:41:31 PM »
Bermain game memang sangat seru. Saking serunya bahkan seseorang lupa sudah berapa lama dia bermain game. Apalagi di era game berbasis smartphone sekarang, semua orang sedang ramai-ramainya bermain game di gadgetnya.

Meski game ada sisi positifnya yang bisa melatih konsentrasi otak ataupun kreativitas seseorang. Bermain game tidak kenal waktu juga berdampak pada kesehatan tubuh lainnya.

Salah satunya adalah bisa membuat metabolisme tubuh jadi turun drastis. Turunnya metabolisme tubuh ini berakibat pada gangguan kesehatan khususnya bagian persendian.

Dokter Ilham Nurrahim yang bekerja di klinik Fatia di kawasan jalan Panglima Batur Banjarbaru ini menjelaskan jika bermain game terlalu lama akan membuat tubuh tidak aktif bergerak yang berefek terhadap metabolisme tubuh.

Jika kecanduan bermain game biasanya posisi pemainnya akan satu tempat saja, alhasil aktivitas fisiknya jadi berkurang. Kurang aktivitas ini menyebabkan metabolisme tubuh berkurang, katanya.

Jika dilakukan terlalu lama dan dalam jangka waktu yang panjang. Berkurangnya metabolisme tubuh ini akan membuat seseorang rentan terserang nyeri di bagian pinggang atau leher. Khususnya mereka yang terlalu lama bermain dalam posisi duduk.

Massa otot akan berkurang, sehingga akan memicu nyeri badan terutama di bagian pinggang, selain itu bisa memicu risiko obesitas makin tinggi, ujarnya.

Efek dari berkurangnya metabolisme juga berdampak pada sistem kekebalan tubuh dan sistem imunitas. Sehingga kata dokter Ilham, penyakit akan lebih mudah menyerang kepada orang yang sistem imunitasnya menurun.

Kelelahan pada bagian mata ucap dokter Ilham juga yang pasti akan dirasakan bagi pemain yang terlalu lama menatap layar smartphone atau gadgetnya untuk bermain game.

Game membuat mata menjadi pasif ketika berada di depan layar, kemudian mata terus dipaksa bekerja untuk menatap dan fokus dengan layar smartphone, ini akan membuat mata lelah dan bisa berakibat nyeri serta berair, tuturnya.  Obat Stroke Nutrinext Kapsul

Oleh karena kata dokter Ilham, sebaiknya bermain game dalam batas waktu yang normal dan tidak berlama-lama. "Berhentilah jika mata atau bagian tubuh sudah terasa nyeri dan lelah, jangan dipaksa apalagi sampai begadang," pesannya.

2
Dewasa ini banyak anak-anak yang gemar bermain game di handphone, ketimbang berinteraksi di luar ataupun bermain dengan mainan lainnya. Hal ini disebabkan aplikasi handphone menampilkan permain yang lebih banyak serta variatif, dibandingkan mainan biasa yang justru terkesan membosankan.

“Pengaruhnya lebih banyak buruknya yang terlihat saat ini, mulai dari berkurangnya aktivitas fisik yang berimbas kepada tumbuh kembang anak, timbul ketergantungan karena adanya sistem reward yang diterima saat bermain yang dapat memunculkan juga efek menyerupai putus zat, berkurangnya interaksi sosial dan cenderung autistik, menjadi agresif apabila game yang dimainkan berhubungan dengan agresivitas sebagai bagian dari observation learning process,” ujar Phisikiatri RSUP Sanglah, Dr.dr.Cokorda Bagus Jaya Lesmana Sp.KJ.

Ia menambahkan, hilangnya waktu untuk belajar hal lain, secara ekonomi juga menimbulkan efek pengeluaran lebih. Namun ada efek positif yang dilaporkan, menjadikan anak kreatif dalam bermain game, karena memicu proses di Nutrisi Otak melakukan instant response terhadap stimulus. “Sebenarnya kalau bisa dibatasi tidak semua negatif, meski lebih banyak negatifnya. Karena beberapa game hp justru bermanfaat untuk otak mereka,” ungkapnya.

Ada dua pandangan dalam melihat umur seorang anak boleh bermain hp. Ada yang memberikan sedini mungkin, karena mereka jadi lebih melek dengan teknologi dan merangsang saraf-saraf untuk lebih responsif terhadap stimulus. Pandangan lain melihat pada saat anak sudah cukup umur untuk memahami konsekuensi aktivitas tersebut.

Menurut dokter Bagus, ada beberapa cara mengalihkan perhatian anak terhadap hp. “Cara mengalihkan yang utama adalah, meluangkan waktu untuk bermain dengan mereka. Menyiapkan pilihan pengganti, seperti olah raga, musik, melukis, menyanyi dan lain lain. Rasa aman, dicintai dan diharapkan dalam keluarga akan menjadi filter terbaik untuk mengalihkan mereka dalam bermain game. Adakan waktu untuk makan bersama dan bercerita sebelum tidur,” ungkapnya.

Halaman: [1]